Jumat, 22 Desember 2006.
Menhut: 4 Polisi Hutan Jatuh dari Heli karena Terlalu Semangat
Nograhany Widhi K - detikcom
Jakarta -
Semangat memang harus dimiliki setiap orang. Tapi terlalu semangat, bisa membawa celaka. Dan karena terlalu semangat pula, empat polisi hutan jatuh dari helikopter saat menggelar atraksi di depan Menhut MS Ka'ban.
"Accident itu bisa terjadi karena kelalaian, yang saya bilang tadi karena terlalu semangat," kata MS Ka'ban pada wartawan di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (22/12/2006).
Empat polisi hutan bernasib apes itu bernama Agus Erlanto (Kaltim), Budi Sampurno (Kalbar), Yerri Surrachman (Kalbar), Cecep Hidayat (DIY). Mereka jatuh pada Kamis 21 Desember kemarin.
Kejadian itu terjadi pukul 09.30 WIB di Lapangan Citepus, Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat. Kala itu Menhut hadir dalam kegiatan Penutupan Program SPORC (Satuan Khusus Polisi Kehutanan Reaksi Cepat).
Dephut melatih polisi kehutanan ini untuk mengatasi pembalakan liar. Pelatihan digelar tanggal 7 November-21 Desember, bekerjasama dengan Secapa Polri.
Dalam pelantikan polisi hutan dan penutupan program tersebut, para polisi hutan melakukan atraksi. Salah satunya turun ke areal pembalakan liar dari atas helikopter.
Empat polisi hutan dengan perlengkapannya diterjunkan dari atas heli dengan tali. Mereka meluncur pelan-pelan, tapi di tengah jalan tali yang membawa mereka putus. Mereka pun terjatuh dari ketinggian 15-an meter dengan cepat dan bergeletakan tanpa bisa bergerak.
Suasana acara itu pun jadi kacau balau. Orang-orang menolong keempat polisi hutan muda usia itu. Mereka mengalami luka parah dan dilarikan ke RSUD Pelabuhan Ratu. Keempatnya mengalami patah tulang di kaki, ada yang kedua kakinya dan ada yang sebelah, ada pula yang tangannya patah.
Pukul 14.00 WIB, mereka dirujuk RS Polri di Kramatjati, Jakarta Timur. Hingga kini keempatnya dirawat di RS milik Polri tersebut.
(
nrl
/
ana
)