Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Monday, February 14, 2011

Bayi Lahir Tanpa Batok Kepala

Unaaha, Hasrudin Laumara (Jurnalis Kendari Pos)
Irfan, seorang ayah muda di Kelurahan Ambekairi, Unaaha, hanya mampu terpekur melihat anak sulungnya meninggal dunia. Bayi laki-laki yang belum sempat diberi nama itu dan baru berusia beberapa jam itu meninggal lantaran tidak memiliki batok kepala.

Irfan yang biasa disapa Ipan itu menuturkan tidak tahu menahu hal itu bisa terjadi. "Anak saya ini lahir tadi subuh-Jumat (11/2),red- sekitar pukul 02.40 dini hari. Dan meninggal pukul 20.00 wita, Jumat malam. Memang sejak lahir sudah dalam kondisi tidak normal," ujar Ipan saat ditemui dikediaman pamannya, Jumat malam lalu. Ipan mengaku pasrah atas kejadian itu. "Mau diapa kalau memang kondisi fisiknya sudah begitu. Kami sekeluarga juga sudah berusaha untuk bagaimana supaya dia dapat bertahan hidup. Tetapi sudah begitu jalannya," ujarnya pasrah. Ipan menambahkan saat isterinya, Diana mengandung, kerap berimunisasi setiap bulannya. Bukan hanya di Kota Unaaha, tetapi juga di kampung halamannya Desa Ambekairi Utama, Kecamatan Latoma. (***)

Wednesday, October 27, 2010

KLB Campak Di Saponda Bukti Lemahnya Penanganan Kesehatan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe dokter Anton Kaunang mengaku bersama Dinas Kesehatan Provinsi beberapa waktu lalu sudah memberikan penanganan cepat atas kasus campak yang statusnya dinyatakan kejadian luar biasa KLB di desa Saponda kecamatan Soropia kabupaten Konawe.Selengkapnya ...

Monday, October 25, 2010

Pungutan Biaya Pasien Jamkesmas, Dinkes Turunkan Tim Verifikasi

Adanya laporan masyarakat dan berdasarkan hasil Monitoring dan evaluasi Dinas Kesehatan Sultra dan Kementrian Kesehatan RI tentang indikasi penarikan dan pemungutan biaya terhadap pasien jamkesmas segera ditindak lanjuti Dinas Kesehatan Kota Kendari. Selengkapnya ...

Wednesday, September 29, 2010

Pemeriksaan Kesehatan Haji Sempat Diwarnai Ketegangan

Ketegangan antara calon jemaah haji dan petugas administrasi di ruang laboratorium Puskesmas Lepo-Lepo ini terjadi karena pemeriksaan kesehatan tidak sesuai nomor antrian yang ada.

Seorang calon haji memprotes setelah ada calon haji yang usianya lebih muda malah diperiksa lebih dulu, padahal ada kebijakan Puskesmas untuk mendahulukan calon haji yang berusia lanjut.Selengkapnya ...