Selasa, 15 Mei 2007.
Sinetron Pintu Hidayah
Penggunaan Pemeran Penyandang Down Syndrome
Sehubungan dengan tayangan seri Pintu Hidayah di RCTI dengan judul "Perkawinan kakak dengan adik kandung" Sabtu, 5 Mei 2007 pukul 19.30 WIB. Dalam sinetron tersebut seorang anak yang mempunyai keterbatasan fisik dan mental (down syndrome) memainkan peran sebagai anak hasil hubungan dua kakak beradik yang diceritakan dalam sinetron tersebut. Kami menyadari bahwa sudah sewajarnya kita dapat memberikan perhatian yang lebih kepada anak-anak tersebut melalui cara lain yang lebih baik bukan dengan memanfaatkan kekurangan tersebut demi aspek komersial maupun bisnis semata. Sebagai contoh, saya pernah mengikuti cerita sesungguhnya di televisi eks program luar negeri yang mengisahkan keberhasilan seorang down syndrome hingga dapat menggapai prestasi yang mengagumkan. Sangat disesalkan pihak RCTI tidak mempertimbangkan hal ini, sehingga peran yang dimainkan oleh anak down syndrome tersebut sedikit pun tidak memberikan pengaruh positif ataupun contoh yang baik bagi masyarakat.!
Seyogianya, RCTI secara matang dapat mempertimbangkan setiap suguhan-suguhan yang akan ditayangkan kepada masyarakat. Untuk mengganti peran anak yang ingin dimaksud dalam sinetron tersebut tentunya banyak cara dapat dilakukan, seperti contoh misalnya peran Encep yang dimainkan oleh Anjasmara. Kami mengimbau kepada penanggung jawab acara ini agar ke depan lebih bijaksana dalam memilih acara yang akan ditampilkannya. Demikian untuk menjadi perhatian ke depan, terima kasih. Wawan Adianto PT PERTAMINA (PERSERO) PERTAMINA Head Office 4th floor Jl. Medan Merdeka Timur 1A, Jakarta 10110 Phone : 62-21-3815659 Fax : 62-21-3816209
( )