Saturday, March 17, 2007

Yang terbaru dari Kendari

Kemarin cukup ramai juga di forum kendari.info ttg apa saja yang terbaru di di Kendari?
Jika dibandingkan dengan setahun yang lalu, memang ada beberapa hal yang cukup signifikan terjadi di sana. Terlebih dengan terselenggaranya MTQ tingkat nasional tahun 2006 kemarin.
Nah....foto2 berikut semoga bisa mengobati rasa rindu dan keingintahuan anakonda ataupun pengunjung kendari beach ttg beberapa sudut Kendari. Menurut temans di forum, Kendari jauh lebih indah dari apa yang tampak di balik lensa. Mau bukti? Ayo main ke Kendari!!!
Btw...semua ini terselenggara atas kebaikan hati teman kita Arham. Enjoy the pics!!!

Pic 1: International Airport Kendari yang baru. Selamat datang di Kendari!!!
(Photo: courtesy of Arham)


Pic 2: Suasana malam di Kendari. Dari atap kantornya Arham
(Photo: courtesy of Arham)

Pic 3: Lokasi terselenggaranya MTQ tingkat nasional tahun 2006.
(Photo: courtesy of Arham)




Thursday, March 8, 2007

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun

Seluruh kru KENDARI BEACH

mengucapkan..

TURUT BERDUKA ATAS MUSIBAH YANG MENIMPA INDONESIA...

Semoga para korban yang wafat mendapat tempat yang layak di sisi-NYA
Semoga para korban yang selamat beserta keluarga diberi ketabahan
Semoga kita bisa memetik hikmah dari apa yang telah terjadi

(belum kering air mata akibat peristiwa tsunami Aceh, gempa Jogja, jatuhnya Adam Air, banjir Kendari dll sekarang gempa Solok, jatuhnya Garuda di Jogja, puting beliung Bali....)

pertanda apa ini?

....setengah tiang untuk negeriku...

Sunday, March 4, 2007

FORUMnya Masyarakat SULTRA

Forum Silaturahim & komunikasi Masyarakat Sultra sudah ada dan dilaunching sejak Akhir Februari kemarin.

Salut buat Ichal yang punya ide yang bagus, buat menyatukan segala macam uneg2, masukan dari anak2 SULTRA pada umumnya.Dengan adanya FORUM ini, diharapkan kita bisa membangun Silaturahim dan Komunikasi demi membangun bersama daerah kita tercinta.

Di FORUM kita bebas menyampaikan aspirasi, cerita lucu ( disini kalian bisa mengenal arham_kendari lebih jauh ) sapa tau bisa nyaingin Tukul Baronang, dan buat yang
romantis sapa tau bisa kirim-kirim puisi cinta, yang patah hati juga bisa diterima, nanti ada yang hibur-hibur, kalo tidak kuat menanggung derita.Buat yang bocor-bocor, bisa juga bagosip disini ataupun sekedar curhat, banyak yang mo tampung itu....Buat yang berkeluh kesah dengan daerah yang belum maju-maju, langsung keluarkan, sapa tau ada bapak-bapak- ibu-ibu yang ada di Pemerintahan yang jadi anggota ini FORUM bisa langsung direalisakan mungkin.

Dan biar tidak tersesat dan tidak kelaparan pendatang-pendatang, bisa kita kasih info tentang
tempat-tempat makan, nongkrong, sampai kepelosok-pelosoknya kalau perlu.Kalau mau keren-keren sedikit, bisa juga ikuti perkembangan IT (ai ti...hehehe)

Kalo sudah baca ini, langsung saja daftar nah, jangan lupa perkenalkan diri di thread Anakonda, biar yang lain kenal kamu, sapa tau bisa ketemu teman lama yang tidak pernah ketemu lagi..

Sudah-sudahmi juga friendster terus, coba main-main juga di FORUM supaya terbuka itu pikiran...., kapanmi mo maju kalo cuma koleksi foto2 teman saja...


Jangan lupa langsung daftar di FORUM

Monday, February 26, 2007

Save the Earth

Beberapa saat yang lalu saat berkesempatan mengujungi Sydney Opera House (SOH), ada beberapa hal yang menurut saya sangat menarik untuk dibagi di blog ini. Banyak burung yang bebas bermain dan hidup damai bersama pengunjung. Padahal SOH ini letaknya tepat di jantung kota Sydney, yang notabene salah satu kota metropolitan di dunia.
(Photo: Courtesy of Chewy Chua - Flickr.com)
Burung-burung dengan santainya memakan remah-remah roti langsung dari tangan pengunjung. Pengunjungpun tenang aja bermain bersama mereka tanpa ada niatan untuk menangkapnya. Bahkan banyak yang memanfaatkan momen ini untuk berfoto. Tampak jelas kalau burung-burung tersebut tidak stress melihat manusia. Menariknya, hal ini bukan saja terjadi di Sydney, tapi juga kota-kota lain di Aussie. Emang sih, ada punishment yang cukup keras jika sampai ketahuan menyakiti binatang. Bisa kena denda sekitar $100-an on the spot.

Jadi ingat Kendari, kapan ya bisa seperti ini. Boro-boro mendapatkan gerombolan kupu-kupu atau burung yang sedang beterbangan di taman di kawasan Kendari Beach. Adanya malah gerombolan nyamuk karena kodokpun sudah takut menampakkan diri.
Apa harus ada pemberlakuan hukuman yang keras? Sepertinya pemecahan masalahnya tidaklah sesederhana itu. Harus ada kesadaran bersama seluruh warga Kendari untuk menciptakan lingkungan yang nyaman. Dan itu harus dimulai sejak dini, at least dari diri kita sendiri.
Kegiatan yang diadakan oleh beberapa TK untuk membiasakan siswanya peduli akan lingkungan sejak usia dini patut untuk dicontoh. Salah satu TV swasta pernah menayangkan aksi penanaman pohon para siswa salah satu TK di Jabotabek. Kurang jelas apakah TK atau SD di kota Kendari sudah mengadopsi hal ini. Jadi ingat zaman sekolahan dulu, tiap siswa bertanggung jawab atas kebersihan kelasnya masing-masing. Lomba kebersihan dan taman terindah penting untuk dilestarikan. Cuman kurang tau, apa lomba semacam ini masih tetap diadakan, karena hampir tiap sekolah sekarang ini punya petugas kebersihan yang disewa khusus untuk tugas ini. Padahal lewat kegiatan ini siswa jadi belajar untuk bertanggung jawab dan peduli dengan lingkungannya.

Satu hal lagi, meskipun Sydney adalah kota yang dinamis dengan penduduk yang cukup banyak dan beragam, namun anda masih bisa menghirup udara segar di sana. Bisa dipastikan, adalah hal yang almost impossible mendapatkan orang merokok di bus. Sedangkan jika anda sedang berada di pete-pete di Kendari, meskipun anda sudah menutup hidung bahkan menegur langsung, masih ada beberapa oknum perokok yang tetap saja tenang mengisap rokoknya. Heran juga...apa mereka tidak sadar kalau sudah menyakiti orang lain dengan asapnya? Tidakkah mereka sadar bahwa orang lainpun punya hak untuk tidak menikmati asap rokok mereka?Entahlah.....

Mungkin lingkungan yang benar-benar bersih dan nyaman masih sekedar mimpi. Tapi paling tidak, mulailah dari rumah kita. Mulailah bertanya, "sudah berapa pohon yang kita tanam?". Boleh juga dengan menandai salah satu momen penting dalam hidup kita dengan satu pohon. Bagi yang punya anak, mungkin bisa dengan menanam satu pohon untuk setiap kelahiran. Lainnya, bisa dengan memisahkan sampah yang bisa di recycled dan yang tidak. Masih banyak cara kreatif lagi yang bisa kita kerjakan untuk meningkatkan kualitas hidup di Kendari, kota kita yang tercinta. Semoga wilayah Bunga Kamboja dan lainnya tidak akan mengalami lagi yang namanya banjir tahunan......
PEACE AND SAVE THE EARTH.....

Thursday, February 8, 2007

SULTRA atau SULTENG

Ada kebiasaan kita, kalo motulis propinsinya kita, ditulis dengan singkatan SULTRA.

Kalo orang Sulawesi mungkin sudah tau ji, Kalo SulTra itu Sulawesi Tenggara.Tapi pernahkah kita sadari kalo nama itu jarang di tulis sama orang-orang diluar Propinsi kita, yang Kadang mereka mengira singkatan dari Sulawesi tenggara adalah SULTENG. Sampai pernah salah satu Koran terkenal di Bandung, Pikiran Rakyat, menulis salah satu berita yang kira-kira isinya "..... MTQ yang diadakan di Kendari, SULTENG....."

Mogila sabaca, kenapa ini...Apakah ini kesalahan mereka yang tidak tau atau memang tidak dikenal ini Propinsi. Mungkin sudah saatnya kita selalu menuliskan SULTRA diikuti dengan Kata Sulawesi Tenggara. Masak teman-teman kita yang mendengar ada kerusuhan Poso, SULTENG, diorang kira Poso di Sulawesi Tenggara, sampe-sampe diorang tanyakan disebelah mananya Kendari itu Poso. Terpaksa kita kasih penjelasan, Kalo SULTENG itu Sulawesi Tengah,bukan Sulawesi Tenggara.Trus pernah ada acara Penutupan PON keberapa itu..,yang di Jakarta, sa sudah lupami. Tapi samasih ingat, ada yang menarik perhatian disitu,baik Atlet, Ofisial Team, sampai Penonton di Stadion, dan mungkin Penonton Televisi juga, disitu ada sekelompok Atlet yang merayakan penutupan sambil mebawakan tarian Molulo. Pembawa Acaranya, sempat mengomentari Tarian ini dengan semangat. Sa sudah bangga-banggakan sama teman-temanku, kalo ini dari daerahku.Jadinya samalu sendiri, soalnya Pembawa acaranya bilang, Kalo Tarian ini adalah tarian pergaulan yang berasal dari Sulawesi Tengah

*gubrak....