Monday, June 10, 2013

Biaya Perawatan "Pasien Koma" Makin Mahal - 25/04/2006, 09:56 WIB - KOMPAS Cyber Media - Kesehatan

Selasa, 25 April 2006.





Biaya Perawatan 'Pasien Koma' Makin Mahal



Jakarta, Kompas

Kirim Teman | Print Artikel

Berita Terkait:

- Digampar Suami, Koma Dua Minggu

- Sebulan Lebih Novia Anggi Terbaring Koma ...

- Pasien Koma Melongok Surga ...

Kondisi Ny Arta Farida (49), wanita korban penganiayaan oleh suaminya, yang dirawat di Rumah Sakit Pelabuhan, Koja, Jakarta Utara, memprihatinkan. (Digampar Suami, Koma Dua Minggu)

Di saat kondisinya belum pulih setelah dua minggu koma, Senin (24/4), keluarga dekatnya mulai mengeluhkan kesulitan uang akibat kian mahalnya biaya perawatan.

Anita Silitonga, adik kandung Farida yang ditemui di RS Pelabuhan, Koja, menuturkan, Farida dianiaya suaminya, Johny Simanjuntak, pada Senin (10/4). Setelah tiga hari rawat jalan, kondisinya terus memburuk hingga tidak sadarkan diri pada Senin (17/4) siang. "Lalu pada sore harinya kami bawa ke RS Pelabuhan. Sejak itu hingga sekarang dia tetap koma," katanya.

Anita mengatakan, meski sudah diberi tindakan medis oleh pihak rumah sakit, hingga kemarin belum terlihat tanda-tanda Farida akan siuman.

"Sedangkan biaya pengobatan terus membengkak. Pada waktu masuk, kami menebus Rp 1,5 juta. Setelah itu, setiap kali ada tindakan medis, kami harus menebus obat sebesar Rp 600.000 hingga Rp 700.000. Dalam beberapa hari terakhir ini, kami dua kali berturut-turut menebus masing-masing Rp 1 juta. Uang itu kami tanggung bersama anggota keluarga lainnya," katanya.

Di saat biaya terus membengkak, ternyata kondisi Farida belum pulih juga. Menirukan penuturan Farida, suaminya menganiaya dirinya hampir setiap hari. Selain dipukul juga ditendang hingga kaki kanannya luka memar. Penyakit gula membuat luka kakinya itu tidak cepat kering.

Para perawat yang menangani Farida tidak bersedia memberi keterangan. Demikian juga dengan Humas RS Pelabuhan, Ros Noviani. (CAL)